Dadan Ramdhan Soemarna, S.Pd

PENDIDIKAN merupakan corak utama keberhasilan suatu bangsa. Pada proses pendidikanlah harapan-harapan besar peradaban dunia terletak. Sejarah telah mencatat, keberhasilan suatu kaum ditentukan oleh seberapa jauh pendidikan menjadi prioritas di antara mereka.

Pendidikan sangat berperan dalam pembentukan pribadi manusia. Untuk itulah pemerintah sangat memberi perhatian dalam menangani , karena dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan akan muncul generasi penerus yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Salah satu program pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini adalah peningkatan mutu pendidikan.

Suatu pendidikan dapat dikatakan bermutu, jika proses pembelajaran berlangsung menarik dan menantang. Pembelajaran merupakan sebuah proses interaksi antara peserta didik dengan sumber belajar dalam suatu lingkungan yang dikelola dengan sengaja agar tercapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

Pendidikan yang bermutu merupakan tuntutan masyarakat Indonesia sebagai wahana untuk menghasilkan sumber daya manusia bermutu yang mampu bersaing secara global. Upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu memerlukan strategi, langkah-langkah kongkret dan operasional yang dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu langkah kongkret peningkatan mutu pendidikan adalah pemberdayaan satuan pendidikan agar mampu berperan sebagai subyek penyelenggara pendidikan, yang diberi kewenangan dan peran luas untuk merancang serta melaksanakan pendidikan sesuai dengan potensi dan kondisi masing-masing, dengan tetap mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP). Contoh gambaran dari program peningkatan mutu pembelajaran di sekolah dapat dilihat dari kemampuan dan kemauan warga sekolah, khususnya peserta didik untuk mengungkap proses informatisasi dan kemajuan teknologi.

Adapun pada masa sekarang ini, di masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia secara global, telah menyita perhatian serta membawa dampak besar kepada proses pendidikan. Hal tersebut juga telah diakui Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Dilansir dari Detiknews.com, pada Kamis (05/03/2020), menyatakan bahwa wabah virus corona telah berdampak terhadap sektor pendidikan. Hampir 300 juta siswa terganggu kegiatan sekolahnya di seluruh dunia dan terancam hak-hak pendidikan mereka di masa depan. Bahkan sehari sebelumnya, 13 negara, termasuk China, Italia, dan Jepang telah menutup sekolah-sekolah diseluruh penjuru negeri untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Lebih dari 233 juta siswa tidak sekolah karena virus.

Pandemi Covid-19 telah membawa pendidikan di dunia pada garis awal pendidikan dengan sistem yang baru. Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Henry Kissinger, mengatakan bahwa dunia tidak akan pernah lagi sama setelah pandemi virus corona dan ketika penanganan virus ini gagal, maka kita semua akan menuju pada kehancuran. Melansir CGTN, Senin (06/04/2020).

Pada Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) lalu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) juga menyebutkan, pendidikan Indonesia harus segera beradaptasi dengan kondisi ‘New Normal’. Kata Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi melalui siaran pers kepada Medcom.id, (Sabtu, 2 Mei 2020), mengatakan bahwa ke depannya, kebiasaan lama dalam melaksanakan pendidikan tidak dapat lagi dijadikan patokan oleh karena perubahan dunia yang begitu cepat. Menurutnya, akan ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan dunia pendidikan Indonesia. Mulai dari pelaksanaan pembelajaran, termasuk pelatihan-pelatihan kemampuan untuk para pendidik. Ia menambahkan pandemi ini juga menyadarkan kita agar terus adaptif terhadap perubahan. Kemauan belajar dalam situasi apa pun, merupakan kunci agar pendidikan dapat terus berjalan dengan baik.

Dan untuk menjawab semua tantangan sebagai dampak meluasnya wabah covid-19 khususnya di Indonesia, maka seluruh civitas akademika SMAN 1 Cibeber siap untuk bersinergi dan melakukan pembaharuan-pembaharuan baik dalam hal wawasan, kemampuan menguasai digital media and learning, metode-metode pembelajaran yang mendukung sistem pembelajaran online, mengikuti webinar-webinar yang mendukung peningkatan kualitas dan keprofesionalan sebagai seorang pendidik, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang sangat menunjang mutu pendidik di era pandemi covid-19 ini.

SMA Negeri 1 Cibeber sebagai salah satu SMA di Kabupaten Cianjur mempunyai komitmen yang tinggi dalam upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Website SMA Negeri 1 Cibeber sebagai salah satu sarana untuk mengungkap proses informatisasi dan kemajuan teknologi, sehingga diharapkan proses peningkatan mutu dapat terealisasi di sekolah ini. Website ini sebagai sarana Sistem Informasi Sekolah yang memfasilitasi semua informasi yang ada di SMAN 1 Cibeber. One Stop Portal for All Information.

SMAN 1 Cibeber
PPDB 2122
Provinsi